Foto: Stephen Leonardi / Pexels
Ringkasan Cepat
- Fenomena ‘Call of the Void’ (HPP) adalah pikiran tiba-tiba ingin loncat dari ketinggian, tanpa ada niat bunuh diri.
- Ini adalah pikiran intrusif yang umum, di mana otak salah menafsirkan sinyal keamanan sebagai dorongan berbahaya.
- HPP berbeda tegas dari ideasi bunuh diri karena tidak ada keinginan tulus untuk mati.
Berdiri di tepi tebing, balkon lantai atas, atau jembatan tinggi, lalu tiba-tiba muncul pikiran aneh: ‘Bagaimana kalau saya melompat?’ Sensasi sesaat ini bisa sangat membingungkan, bahkan menakutkan, apalagi jika kamu tidak punya keinginan untuk bunuh diri. Jangan khawatir, kamu tidak sendirian.
Fenomena ini dikenal sebagai ‘Call of the Void’ atau High Place Phenomenon (HPP). Ini adalah pengalaman umum yang banyak orang rasakan. Artikel ini akan membahas penjelasan psikologis di baliknya dan yang terpenting, membedakannya secara tegas dari niat bunuh diri.

Apa Itu ‘Call of the Void’ atau High Place Phenomenon?
Fenomena ‘Call of the Void’ atau L’appel du vide (istilah dari bahasa Prancis yang secara harfiah berarti ‘panggilan dari kehampaan’) adalah pengalaman merasakan dorongan atau pikiran tiba-tiba untuk melompat dari tempat tinggi. Ini adalah sensasi yang cepat berlalu dan seringkali mengejutkan bagi yang mengalaminya.
Fenomena ini merupakan sejenis pikiran intrusif (intrusive thought). Pikiran intrusif adalah pikiran, gambaran, atau dorongan yang tidak diinginkan, muncul tiba-tiba, dan seringkali bertentangan dengan nilai atau keinginan seseorang. Dalam kasus HPP, pikiran ini muncul tanpa disertai keinginan tulus untuk bertindak atasnya.
Kenapa Dorongan Aneh Ini Bisa Muncul? Hipotesis dari Sisi Psikologi
Para psikolog memiliki hipotesis utama untuk menjelaskan High Place Phenomenon (HPP). Hipotesis ini menyebut HPP sebagai misinterpretasi sinyal keamanan oleh otak.
Singkatnya, otak kamu secara cepat mengirimkan sinyal ‘mundur dari bahaya’ saat berada di tempat tinggi. Namun, pikiran sadar terkadang salah menafsirkan sinyal kewaspadaan ini sebagai dorongan untuk melompat.
Dorongan ini sebenarnya bisa dilihat sebagai penegasan keinginan untuk hidup. Otak secara aktif merespons potensi bahaya dan memperingatkan kamu untuk menjauh, yang kemudian disalahartikan oleh pikiran sadar. Ini menunjukkan bahwa otak kamu bekerja untuk menjaga keselamatanmu.
Apakah Ini Normal? Seberapa Umum Fenomena Ini?
Kamu tidak perlu khawatir, High Place Phenomenon (HPP) adalah pengalaman yang sangat umum terjadi di populasi umum. Banyak studi telah mengkonfirmasi prevalensi fenomena ini.
Bahkan, lebih dari separuh partisipan studi yang tidak pernah memiliki riwayat pikiran bunuh diri melaporkan pernah mengalami HPP. Ini menunjukkan bahwa HPP bukanlah indikator niat bunuh diri, melainkan pengalaman psikologis yang lazim terjadi.

Beda Kunci: ‘Call of the Void’ vs. Niat Bunuh Diri (Suicidal Ideation)
Ini adalah perbedaan paling krusial yang perlu kamu pahami untuk meredakan kekhawatiran. Perbedaan utama antara HPP dan ideasi bunuh diri adalah tidak adanya keinginan tulus untuk mati pada HPP. Saat mengalami HPP, kamu mungkin terkejut atau takut dengan pikiran itu, tetapi kamu tidak benar-benar ingin melompat atau mengakhiri hidup.
Sebaliknya, ideasi bunuh diri melibatkan pemikiran, pertimbangan, atau perencanaan untuk mengakhiri hidup. Ini seringkali disertai dengan perasaan putus asa, keputusasaan, atau keinginan nyata untuk tidak lagi hidup. Hal-hal ini tidak ada dalam fenomena HPP. HPP adalah pikiran intrusif yang tidak diinginkan, sedangkan ideasi bunuh diri adalah kondisi yang lebih serius yang membutuhkan perhatian profesional.
Komentar
Komentar sedang ditutup sementara.